Ricky arianda

si kecil berjuang untuk syurganya

Puisi

C I N T A

Satu kata defenisi tak terhingga

Bahasa jiwa dalam hati suci murni

Dia sebesar alam semesta

Sekecil butiran debu yang terbelah

Akan membesar bila hatimu…

Bisa mengecil jika hatimu…

Tidak semua punya cinta sebenar

Kau punya cinta,

Bila mampu bersatu hati

Menggantikan disaat terapuh

Berada di depan menghadap kematian

Kau pecinta sebenar

Tak peduli apa yang diberi

Bahagia bila bahagia yang dicinta

Ada saat orang lain tiada

Bila kau mampu menggantikan cinta

Saat belenggu umur akhir

Itu adalah “cinta”

Andai kau sanggup bersama cinta

Jalan bersama ke batas jiwa

Itu adalah cinta

Menjadi Tiada

Cinta kita…Sebuah jalinan rasa kasih

Yang terlahir dari lautan cinta yang menguap

Uapan cinta…Bersatu menjadi awan putih

Aku merasa awan putih itu ‘kan abadi

Namun…Teriknya mentari yang menyinari siang itu

Terik yang dulu menguapkan cinta kita

Memusnahkan awan kita

Ia terlerai…Berubah menjadi butiran air yang tersia

Menjelma menjadi kumpulan bening tak berharga

Sampai semua itu selesai

Dan kita pun menjadi tiada

Bila mati

Berharap…Hanya itu yang tersisa

Sesudah usaha,Upaya…Kita rangkai bersama

Lelah…Metamorfosa bantut ini payah

Ini bukan bunga

Mekar jatuh tak berharga

Layu terkulai tanpa pesona

Bila kau burung, kemana kau ‘kan terbang ?

Bila kau sendiri, kemana kau ‘kan bersedih ?

Bila kau kayu, dimana kau ‘kan tumbuh ?

Bila kau mati, ………………………???

Tak kan pernah terlupa.

Wahai…

Aku tahu Engkau begitu dekat

Melihatku, menatapku dengan cinta_Mu

Setiap gemericik, hembusan angin

Gelegar, kicauan adalah syair_Mu

Tatapan cinta_Mu yang tak pernah lekang

Tak perduli dimana sku berada saat itu.

Maha Cinta…

Dalam setiap nafasku

Disetiap pixel tatap ini

Aku akan selalu mengingat_Mu

Dan….

Tak akan pernah terlupa

RASA INI.

Teduh tatapan_mu

Lembut lisan_mu

Manis senyum_mu

Aku tahu…

Lelah hati ini menghitung rindu yang menggebu

Terkadang ia sesak

Menghambur dalam setiap isakan disepertiga

Bila masih tersisa waktu_mu

Kumohon…

Temui aku,

Aku ingin mengakhir segera rasa ini

Aku ingin mengecup_mu

Muhammad_ku

1 Komentar »

  1. terbitkan aja puisinya, ato kasi ke p’amri, bisa di buat lagu tu, ada bakat jadi pujangga………………………………………………
    tapi kurang berseni sedikit tu blog, kasi arransement art dikit jadi lebih hidup, ok!!!!!!!!!!!trus berjuang dan belajar karena kita tak akan pernah mati dalam ilmu.

    Komentar oleh Wilda | April 19, 2008


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.109 pengikut lainnya.